Representasi Pakaian Adat Jawa Dalam Film Single

01:51 Semut Nakal 14 0 Comments

Ditulis oleh Fanny Setiawati
Indonesia adalah negara yang kaya akan kekayaan alam dan juga kebudayaannya, ada berbagai suku bangsa yang menetap di Tanah Air Indonesia ini. Berbagai macam bahasa, adat-istiadat, dan norma-norma tinggal dan bertumbuh di setiap sudut keindahan Indonesia. Budaya, budaya adalah satu ujung tombak terpenting dalam setiap negara.

“Menurut E. B Taylor, kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan kepercyaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan lain kemampuan-kemampuan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.”

Budaya tercipta karena kebiasaan-kebiasaan atau cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh sebuah kelompok masyarakat serta di wariskan dari generasi ke generasi atau secara turun temurun. Secara berulang-ulang, budaya timbul dan dilakukan oleh masyarakat sehingga membentuk suatu kebiasaan yang pada akhirnya menjadi sebuah budaya masyarakat itu sendiri. Budaya yang telah terbentuk itu akan masuk dan mengakar di dalam kehidupan manusia, sehingga tanpa di sadari budaya ini telah mempengaruhi kehidupan manusia. Budaya juga menjadi sebuah identitas dari suatu wilayah atau daerah, melalui budaya wilayah atau daerah dapat mengenal dan dikenal oleh masyarakat yang jauh dari wilayahnya.

Budaya memiliki unsur-unsur yang bisa membangun makna sebuah budaya itu sendiri. Secara umum budaya memiliki enam unsur yaitu perilaku-perilaku tertentu, gaya berpakaian, kebiasaan-kebiasaan, adat-istiadat, kepercayaan, dan juga tradisi.





PAKAIAN ADAT JAWA DALAM FILM SINGLE
Film SINGLE adalah salah satu film karya Raditya Dika yang bergenre komedi romantis, film ini di rilis pada 17 Desember 2015. Di sutradarai dan dibintangi oleh Raditya Dika Sendiri serta artis-artis lain seperti Pandji Pragiwaksono, Chandra Liow, Annisa Rawless, Babe Cabiita, Difa Ryansyah, dan juga Brigitta Chyntia. Film ini mendapat jumlah penonton yaitu 1.331.739, masuk kedalam daftar 10 Film Indonesia peringkat teratas dalam perolehan jumlah penonton pada tahun 2015 dengan menduduki peringkat ke 2. Memenangkan penghargaan kategori Ensamble Talent Terbaik dalam Indonesia Box Office Movie Awards 2016. Dalam film SINGLE terdapat beberapa scene yang mengenalkan adat Jawa yaitu pakaian, terlihat beberapa scene menunjukkan pakaian batik, kebaya sampai pakaian adat pernikahan Jawa. Pada scene terakhir juga terlihat jelas bagaimana pakaian adat Jawa dikenakan saat upacara pernikahan dengan dekorasi modern.
Melalui pemakaian pakaian adat Jawa ini menunjukkan identitas yang ingin di gambarkan melalui film SINGLE ini bahwa latarbelakang keluarga yang ditampilkan adalah latarbelakang keluarga Jawa yang menetap di Jakarta.

Dalam film SINGLE terlihat jelas beberapa scene menggunakan pakaian khas Jawa seperti Batik, kebaya, pakaian adat pernikahan bahkan blankon sebagai pelengakapnya. Ini menunjukkan seberapa besar peran budaya dalam skala perfilman Indonesia, seberapa pentingnya sebuah budaya ikut andil didalam perkembangan sebuah bangsa yang saat ini sudah terisi oleh budaya-budaya yang begitu modern dari luar negara itu sendiri.


BATIK DAN KEBAYA
Salah satu budaya di Indonesia yang kental adalah budaya Jawa, budaya Jawa hanya terdapat di Jawa Tengah dan Jawa Timur, Jawa Barat memiliki budaya dengan Jawa Tengah dan Jawa Timur mulai dari bahasa sampai kepercayaan yang dianut itupun juga berbeda. Dalam budaya Jawa yang paling memiliki cirikhas salah satunya adalah batik dan juga kebaya.

Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan.

Batik merupakan salah satu pakaian yang biasanya dikenakan orang jawa untuk acara-acara resmi seperti pernikahan sampai rapat dewan, bahkan sekarang batik sudah dikenal dunia karena sudah di sahkan oleh UNESCO. Kata batik berasal dari bahasa Jawa, yaitu ”tik” yang berarti titik / matik (kata kerja, membuat titik) yang kemudian berkembang menjadi istilah ”batik”. Dalam perkembangannya, batik dibagi menjadi dua kategori yaitu batik tulis dan juga batik cap. Kesenian Batik dikenal sejak jaman Majapahit, Adapun mulai meluasnya kesenian batik ini menjadi milik rakyat Indonesia dan khususnya suku Jawa ialah setelah akhir abad ke-XVIII atau awal abad ke-XIX. Batik yang dihasilkan adalah batik tulis sampai awal abad ke – XX, sedangkan batik cap dikenal setelah perang dunia ke satu atau sekitar tahun 1920.

Kebaya adalah blus tradisional yang dikenakan oleh wanita Indonesia yang terbuat dari bahan tipis yang dikenakan dengansarung, batik, atau pakaian rajutan tradisional lainnya seperti songket dengan motif warna-warni.

Sama halnya dengan batik, kebaya juga merupakan salah satu pakaian adat jawa yang dipakai oleh masyarakat jawa ketika ada acara-acara resmi. kata kebaya berasal dari kata arab abaya yang berarti pakaian, namun versi lain menyebut berasal dari kata "Kebyak" atau "Mbayak" dari masyarakat Jawa. Sekitar tahun 1500-1600, di Pulau Jawa, kebaya adalah pakaian yang hanya dikenakan keluarga kerajaan Jawa, namun seiring perkembangan jaman sekarang kebaya juga dapat di kenakan oleh masyarakat biasa.

KESIMPULAN
Melalui penjabaran diatas dapat disimpulkan bahwa budaya yang ada di Indonesia dapat terlihat melalui film sebagai media perantaranya tentang pengenalan budaya itu seniri dengan masyarakat luas yang memiliki perbedaan budaya atau perkembangan budaya itu sendiri di dunia moderen seperti sekarang. Budaya juga menjadi alat untuk berkomunikasi antara masyarakat berbeda wilayah di Indonesia, merek bisa bertukar budaya dan bertukaran pemahaman tentang budaya yang mereka miliki di daerah mereka. Dalam film SINGLE menunjukkan bagaimana sebuah budaya dapat diangkat menjadi bagian dari sebuah film, bukan hanya budaya luar saja yang terus dikembangkan didalam negri tetapi budaya dalam negripun bisa masuk kedalam film-film indonesia. Dan juga dapat mengetahui seberapa besarnya sebuah budaya ikut andil dalam perfilman Indonesia.

Tentang Penulis
Fanny Setiawati 14148149

0 komentar: